Daily

Tahun ini daku korban salon dadakan

Tibalah hari lebaran 1438 H. Hari kemenangan setelah sebelumnya kita beribadah full selama 1 bulan. Seperti biasa adalah suatu adat orang Indonesia melakukan kegiatan mudik ke kampung halaman dan saling bersilaturahim. Gue udah lakukan itu 2 hari lalu, dan saat ini sudah sampailah gue di rumah biasanya. Sebelum gue balik lagi kerja ke Bogor, gue sudah merencanakan untuk potong rambut. Dan udah jadi kebiasaan di rumah, kalo potong rambut ga pernah ke salon tapi di potongin sama anggota keluarga yang lain. Ini bukan karena kita seorang barber shop cuman kaya sejenis ke PD – an tingkat dewa bahwasanya jika kalian seorang turunan orang garut maka potong rambut yang sederhana aja mah adalah suatu keahlian yang harus di punya. Selain itu kan bisa hemat duit juga.

As yo know, bahwa Garut selain terkenal oleh dodol dan jaket kulitnya, terkenal juga oleh profesi tukang cukurnya alias barbershop. Hampir tiap gue lagi jalan di kota dan nemu tempat potong rambut pasti tulisan plangnya ada lah POTONG RAMBUT ASGAR.
Ya ASGAR alias Asli Garut.
So, keluarga gue dengan bangga dan PD menyatakan bahwa dirinya seminimal mungkin bisa potong rambut anggota keluarganya. Dan lebaran kali ini gue sebagai korban salon dadakan oleh si teteh.
Bye bye rambut ku, welcome new hair style. No picture, because aurat hahaaa…

Dah dulu yaa..
Garut, 27 Jun 2017

Ttd,
rambut lama mu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s